contoh editorial

Pasar panik, lakukan suspensi

Pasar saham seluruh dunia terus anjlok besar-besaran tak terkecuali di Indonesia sehingga suspensipun dilakukan karena penurunan indeks harga saham terlampau tajam yaitu 10 persen dalam satu setengah jam atau 21 persen dalam 3 hari bursa. Rabu (8/10) pukul 11.06 WIB.

Suspensi sebenarnya hal biasa jika otoritas bursa memandang adanya ketidakwajaran dalam transaksi, Rusia misalnya yang sahamnya sudah anjlok 60 persen sejak awal tahun ini sudah berkali kali melakukan halk serupa.

Sesuai tujuan, suspensi dilakukan untuk memberi kesempatan rehat kepada pelaku pasar,  merenungkan apakah prilaku transksi sudah tepat. Prilaku investor yang irasioanal dan emosional sehingga bertransksi secara spekulatif membuat harga saham naik terus menerus secara signifikan atau sebaliknya.

Melihat data perdagangan di Bursa Efek Indonesia, pasar sebenarnya tipis, volume, nilai dan frekuensi transaksi jauh lebih kecildari kondisi normal dengan demikian, otoritas memang patut menduga ada ketidakwajaran.

Panik dan spekulatif. Itulah gambaran prilaku pasar. Upaya otoritas mengatasi krisis dinilai belum memadai. Akibatnya, mereka memangkas potensi kerugian sehingga melakukan aksi jual secara membabi buta. Tidak peduli kerugian, pendeknya selamatkan investasi yang tersisa.

Dalam kecemasan investor seperti sekarang pasar membutuhkan pesan dan arahan yang jelas dari otoritas moneter, fiskal, dan sektor riil. Tidak cukup dengan mengimbau pelaku pasar untuk tidak panik. Misalnya, menjaga rupiah tidak terpuruk, mencegas suku bunga melonjak, mempercepat proyek yang menyerap tenaga kerja yang banyak, habis habisan, mendukung sektor pertanian untuk menciptakan daya beli petani.

Itu hanya sebagian yang bisa dilakukan Pemerintah untuk memberikan dasar keyakinan bagi pelaku pasar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: